Web E - Business
Airasia.com
1. Situs ini disebut e-business
1. Situs ini disebut e-business
Airasia.com disebut sebagai e-business dikarenakan seluruh
kegiatan dalam berbisnis. Layanan yang diberikan Air Asia berbasis internet
digunakan untuk memberikan informasi untuk memberikan informasi kepada
pelanggan. Selain itu, layanan promosi diberikan pada web airasia.com dan untuk
keluhan serta saran dari pelanggan dapat diungkapkan melalui email customer
service ataupun dengan media sosial. Situs resmi Airasia.com telah memuat
informasi yang diperlukan seperti tujuan:
a Perhotelan, transportasi, informasi iklan serta rekomendasi perjalanan. Pelanggan memperoleh kenyamanan dalam mengambil keputusan, seperti untuk reservasi dan ticketing.
b. memberikan banyak kemudahan melalui kios, internet check-in dan bahkan keliling agen check-in tanpa harus antri di counter yang memakan waktu.
a Perhotelan, transportasi, informasi iklan serta rekomendasi perjalanan. Pelanggan memperoleh kenyamanan dalam mengambil keputusan, seperti untuk reservasi dan ticketing.
b. memberikan banyak kemudahan melalui kios, internet check-in dan bahkan keliling agen check-in tanpa harus antri di counter yang memakan waktu.
Beberapa
manfaat yang diperoleh Air Asia dalam menerapkan e-business adalah:
a. Pemasaran melalui internet (jejaring sosial, website, ads, dan lain sebagainya) dapat membuat promo menjadi lebih efektif menarik para calon penumpang.
b. Customer menjadi lebih mudah dan efisien dalam pemesanan tiket di AirAsia.com.
c. Peningkatkan penjualan tiket, karena sistem e-ticketting semakin efektif dalam pelaksanaannya karena para pengguna yang sudah dekat dengan internet akan lebih memilih reservasi secara online dibanding cara yang konvensional.
d. Nama perusahaan yang semakin dikenal masyarakat (citra AirAsia sebagai maskapai lokal maupun antar negara yang sangat terjangkau) melalui pemasaran di Internet
e. Air Asia dapat melakukan efisiensi biaya dalam hal operasionalnya.
f. Adanya sistem informasi yang baik juga memudahkan para partners yang mendukung operasional airAsia karena, pengadaan kebutuhan air asia lainnya juga sudah melalui sistem e-procurement dimana penawaran terkait pengadaan dilakukan secara online dan transparan.
2. Aplikasi yang terdapat dalam situs Airasia.com
a. Customer Relation Management
CRM adalah strategi yang komprehensif dan proses untuk memperoleh, mempertahankan, dan bermitra dengan pelanggan untuk menciptakan nilai yang positif bagi perusahaan dan pelanggannya. Keuntungan dari Customer Relationship Management (CRM)
1. Pengurangan biaya operasional perusahaan. Penerapan CRM yang merupakan sistem pengukuran kinerja dengan integrasi lintas fungsional dari proses, pekerja, data pemasaran dan operasi perusahaan. Dalam hal ini, Air Asia menggunakan email atau web untuk menghandle pertanyaan konsumen ketimbang dengan call centre. Selain itu, CRM juga mampu mendeteksi dan peringatan kepada manajemen proses operasional di perusahaan. Integrasi CRM yang dimiliki Air Asia dengan web dilakukan pada page Frequently Asked Questions (FAQ) yang membantu mengupdate jawaban secara online mengenai pelayanan mereka, seperti booking, online payment.
2. Meningkatkan kepuasan pelanggan. Tujuan utama dari CRM adalah berurusan dengan jangka panjang dan hubungan yang berkesinambungan dengan memuaskan setiap pelanggan. CRM yang diterapkan Air Asia dapat menganalisis pola pembelian pelanggan. Dari sini, Air Asia dapat meningkatkan jumlah penerbangan, jumlah kursi dan pada saat yang sama juga menyediakan paket-paket, hotel dan penawaran lainnya di lokasi wisata. Selain itu, pelanggan akan menerima informasi seperti panduan perjalanan dan tujuan yang disarankan via SMS dan e-mail.
3. Pertumbuhan jumlah pelanggan. CRM menjunjung tinggi dua prinsip utama yaitu retensi pelanggan (mempertahankan pelanggan) dan memperoleh pelanggan. Air Asia menyediakan layanan berbasis Webself services seperti: (a). e-tiket pemesanan dan reservasi. (b). RFID tag bagasi, ruang internet, dan layanan internet udara merupakan poin tambah demi pelanggan. Pelanggan mungkin khawatir nomor kartu kredit / debit mereka sedang terkena atau hack, sehingga Air Asia telah menandatangani dengan perusahaan pembayaran e-commerce, PayPal. Semua transaksi dan tarif dapat diproses melalui PayPal sehingga rincian keuangan pelanggan sangat aman sekarang.
Supply Chain Management dan Entreprise Resource Planning
Sistem ERP adalah sistem informasi untuk mengintegrasikan data dari berbagai fungsi organisasi yang berbeda misal planning, manufacturing, order entry, inventory management. ERP pada Air Asia menggunakan:
1) Microsoft Bussiness Solution oleh Avanade Consultant.yang digunakan untuk menangkap transaksi operasi harian, mengelola supply chain dan memghemat biaya operasional untuk meningkatkan performa operasional agar lebih efisien. (Bernama, 2005) dalam Analisis E-Business Air Asia, R-51 Sistem Informasi Manajemen 2014.
2) APS (Advanced Planning and Schenduling Sytem)adalah sistem proses management manufacturing yang digunakan untuk perencanaan supply chain dengan penggunaan informasi dari ERP untuk perencanaan dan penjadwalan operasi. APS digunakan Air Asia untuk membantu dalam mengoptimalkan manajemen rantai secara berkluster berdasarkan keinginan konsumen, meramalkan pemenuhan keinginan konsumen untuk masa depan, mengurutkan prioritas dan mengecek ketersediaan sumber daya yang dapat meningkatkan performa Air Asia serta menganalisis rute penerbangan mana yang berpotensi untuk dijadikan destinasi baru dalam pelayanan Air Asia di masa depan.
3) Sistem operasi manajemen dengan mengembangkan software yang inovatif pada sektor penerbangan atau disebut dengan istilah “Sistem Merlot”. Dalam sistem ini, akan mengoptimisasi utilisasi pada pesawat terbang dan kru. Sehingga akan semakin meningkatkan performa tepat waktu dan meminimalkan biaya. Sistem ini akan mengelola informasi pelayanan dan penerbangan secara real-time ke seluruh outlet media Air Asia, konsumen, airport dan support services yang dapat digunakan keseluruh jaringan global air asia.
Dampak positif dari penerapan management Supply Chain dan penggunaan ERP:
a. ERP bisa membentuk suatu strategic decision yang baik dikarenakan integrasi antar sistem fungsi bisnis atau cross-functional system, sehingga Air Asia dapat secara cepat merespon kebutuhan akan perubahan pasar strategi pesaing dengan cepat dikarenakan penyediaan informasi kunci untuk proses bisnisnya yang dapat diakses di setiap fungsi bisnis Air Asia.berikut juga dengan supply chain yang baik.
b. Air Asia dapat mengontrol value added atau value chain perusahaan sehingga nantinya akan terus memproses sebauh produk atau jasa yang terbaik untuk konsumen dengan diiringin konsep bisnis yang efisiensi biaya sebagai Low Cost Carrier terbaik.
c. Computer Reservation System (CRS)
Dalam teknologi e-ticketing ini Air Asia menggunakan Computer Reservation System (CRS) dari Navitaire’s Open Skies Technology dimana ini adalah reservasi berbasis web yang terintegrasi dan sistem inventori termasuk didalamnya adalah internet, call center dan kontrol fungsional keberangkatan airport (booking, check-in,baggage). Sistem Perriodot telah dikembangkan untuk menyusun jadwal penerbangan untuk AirAsia dan memproses semua pemesanan tiket menggunakan Navitaire, dimana pada akhir proses akan muncul dalam bentuk file PDF. Dengan mengimplementasi CRS yang berperan seperti mesin penjual, AirAsia dapat mengeliminasi orang perantara dan komisi penjualan dimana perusahaan harus membayar mereka. Open Skies memelihara pusat sentralisasi data konsumen serta membantu Air Asia untuk melacak pemesanan dan penjadwalan kegiatan penerbangan secara real-time.
d. Global Distribution System (GDS)
Sistem yang digunakan sebagai POS (Point Of Sales) disebut dengan Global Distribution System (GDS). GDS memiliki interface yang berupa GUI (Graphical User Interface) yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Saat pelanggan berinteraksi dengan sistem malalui GUI, maka sistem tersebut secara real time akan melakukan proses-proses back-office diantaranya melakukan validasi, otorisasi dan konfirmasi yang akhirnya akan memberikan pelanggan suatu bukti penjualan tiket sehingga bukti penjualan ini yang akhirnya akan digunakan sebagai tiket pesawat.
Kompas
Harian kompas adalah nama surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk memudahkan akses bagi pembaca di seluruh dunia, Kompas juga terbit dalam bentuk daring bernama KOMPAS.Com yang dikelola oleh PT. Kompas Cyber Media. Kompas.Com berisi berita-berita yang diperbarui secara aktual dan juga memiliki sub kanal koran Kompas dalam bentuk digital.
Sedangkan pengertian E-Commerce adalah proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer, salah satu jaringan yang digunakan dalah internet.
Dengan begitu, Kompas.Com disebut E-Commerce karena melakukan penjualan dan pembelian informasi yang dilakukan secara elektronik melalui situs website dan juga dalam bentuk aplikasi yang dapat di unduh.
Kemudian, selain menyajikan berbagai informasi, Kompas.Com juga menghadirkan berbagai apilikasi, antara lain:
a. Pemasaran melalui internet (jejaring sosial, website, ads, dan lain sebagainya) dapat membuat promo menjadi lebih efektif menarik para calon penumpang.
b. Customer menjadi lebih mudah dan efisien dalam pemesanan tiket di AirAsia.com.
c. Peningkatkan penjualan tiket, karena sistem e-ticketting semakin efektif dalam pelaksanaannya karena para pengguna yang sudah dekat dengan internet akan lebih memilih reservasi secara online dibanding cara yang konvensional.
d. Nama perusahaan yang semakin dikenal masyarakat (citra AirAsia sebagai maskapai lokal maupun antar negara yang sangat terjangkau) melalui pemasaran di Internet
e. Air Asia dapat melakukan efisiensi biaya dalam hal operasionalnya.
f. Adanya sistem informasi yang baik juga memudahkan para partners yang mendukung operasional airAsia karena, pengadaan kebutuhan air asia lainnya juga sudah melalui sistem e-procurement dimana penawaran terkait pengadaan dilakukan secara online dan transparan.
2. Aplikasi yang terdapat dalam situs Airasia.com
a. Customer Relation Management
CRM adalah strategi yang komprehensif dan proses untuk memperoleh, mempertahankan, dan bermitra dengan pelanggan untuk menciptakan nilai yang positif bagi perusahaan dan pelanggannya. Keuntungan dari Customer Relationship Management (CRM)
1. Pengurangan biaya operasional perusahaan. Penerapan CRM yang merupakan sistem pengukuran kinerja dengan integrasi lintas fungsional dari proses, pekerja, data pemasaran dan operasi perusahaan. Dalam hal ini, Air Asia menggunakan email atau web untuk menghandle pertanyaan konsumen ketimbang dengan call centre. Selain itu, CRM juga mampu mendeteksi dan peringatan kepada manajemen proses operasional di perusahaan. Integrasi CRM yang dimiliki Air Asia dengan web dilakukan pada page Frequently Asked Questions (FAQ) yang membantu mengupdate jawaban secara online mengenai pelayanan mereka, seperti booking, online payment.
2. Meningkatkan kepuasan pelanggan. Tujuan utama dari CRM adalah berurusan dengan jangka panjang dan hubungan yang berkesinambungan dengan memuaskan setiap pelanggan. CRM yang diterapkan Air Asia dapat menganalisis pola pembelian pelanggan. Dari sini, Air Asia dapat meningkatkan jumlah penerbangan, jumlah kursi dan pada saat yang sama juga menyediakan paket-paket, hotel dan penawaran lainnya di lokasi wisata. Selain itu, pelanggan akan menerima informasi seperti panduan perjalanan dan tujuan yang disarankan via SMS dan e-mail.
3. Pertumbuhan jumlah pelanggan. CRM menjunjung tinggi dua prinsip utama yaitu retensi pelanggan (mempertahankan pelanggan) dan memperoleh pelanggan. Air Asia menyediakan layanan berbasis Webself services seperti: (a). e-tiket pemesanan dan reservasi. (b). RFID tag bagasi, ruang internet, dan layanan internet udara merupakan poin tambah demi pelanggan. Pelanggan mungkin khawatir nomor kartu kredit / debit mereka sedang terkena atau hack, sehingga Air Asia telah menandatangani dengan perusahaan pembayaran e-commerce, PayPal. Semua transaksi dan tarif dapat diproses melalui PayPal sehingga rincian keuangan pelanggan sangat aman sekarang.
Supply Chain Management dan Entreprise Resource Planning
Sistem ERP adalah sistem informasi untuk mengintegrasikan data dari berbagai fungsi organisasi yang berbeda misal planning, manufacturing, order entry, inventory management. ERP pada Air Asia menggunakan:
1) Microsoft Bussiness Solution oleh Avanade Consultant.yang digunakan untuk menangkap transaksi operasi harian, mengelola supply chain dan memghemat biaya operasional untuk meningkatkan performa operasional agar lebih efisien. (Bernama, 2005) dalam Analisis E-Business Air Asia, R-51 Sistem Informasi Manajemen 2014.
2) APS (Advanced Planning and Schenduling Sytem)adalah sistem proses management manufacturing yang digunakan untuk perencanaan supply chain dengan penggunaan informasi dari ERP untuk perencanaan dan penjadwalan operasi. APS digunakan Air Asia untuk membantu dalam mengoptimalkan manajemen rantai secara berkluster berdasarkan keinginan konsumen, meramalkan pemenuhan keinginan konsumen untuk masa depan, mengurutkan prioritas dan mengecek ketersediaan sumber daya yang dapat meningkatkan performa Air Asia serta menganalisis rute penerbangan mana yang berpotensi untuk dijadikan destinasi baru dalam pelayanan Air Asia di masa depan.
3) Sistem operasi manajemen dengan mengembangkan software yang inovatif pada sektor penerbangan atau disebut dengan istilah “Sistem Merlot”. Dalam sistem ini, akan mengoptimisasi utilisasi pada pesawat terbang dan kru. Sehingga akan semakin meningkatkan performa tepat waktu dan meminimalkan biaya. Sistem ini akan mengelola informasi pelayanan dan penerbangan secara real-time ke seluruh outlet media Air Asia, konsumen, airport dan support services yang dapat digunakan keseluruh jaringan global air asia.
Dampak positif dari penerapan management Supply Chain dan penggunaan ERP:
a. ERP bisa membentuk suatu strategic decision yang baik dikarenakan integrasi antar sistem fungsi bisnis atau cross-functional system, sehingga Air Asia dapat secara cepat merespon kebutuhan akan perubahan pasar strategi pesaing dengan cepat dikarenakan penyediaan informasi kunci untuk proses bisnisnya yang dapat diakses di setiap fungsi bisnis Air Asia.berikut juga dengan supply chain yang baik.
b. Air Asia dapat mengontrol value added atau value chain perusahaan sehingga nantinya akan terus memproses sebauh produk atau jasa yang terbaik untuk konsumen dengan diiringin konsep bisnis yang efisiensi biaya sebagai Low Cost Carrier terbaik.
c. Computer Reservation System (CRS)
Dalam teknologi e-ticketing ini Air Asia menggunakan Computer Reservation System (CRS) dari Navitaire’s Open Skies Technology dimana ini adalah reservasi berbasis web yang terintegrasi dan sistem inventori termasuk didalamnya adalah internet, call center dan kontrol fungsional keberangkatan airport (booking, check-in,baggage). Sistem Perriodot telah dikembangkan untuk menyusun jadwal penerbangan untuk AirAsia dan memproses semua pemesanan tiket menggunakan Navitaire, dimana pada akhir proses akan muncul dalam bentuk file PDF. Dengan mengimplementasi CRS yang berperan seperti mesin penjual, AirAsia dapat mengeliminasi orang perantara dan komisi penjualan dimana perusahaan harus membayar mereka. Open Skies memelihara pusat sentralisasi data konsumen serta membantu Air Asia untuk melacak pemesanan dan penjadwalan kegiatan penerbangan secara real-time.
d. Global Distribution System (GDS)
Sistem yang digunakan sebagai POS (Point Of Sales) disebut dengan Global Distribution System (GDS). GDS memiliki interface yang berupa GUI (Graphical User Interface) yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Saat pelanggan berinteraksi dengan sistem malalui GUI, maka sistem tersebut secara real time akan melakukan proses-proses back-office diantaranya melakukan validasi, otorisasi dan konfirmasi yang akhirnya akan memberikan pelanggan suatu bukti penjualan tiket sehingga bukti penjualan ini yang akhirnya akan digunakan sebagai tiket pesawat.
Kompas
Harian kompas adalah nama surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk memudahkan akses bagi pembaca di seluruh dunia, Kompas juga terbit dalam bentuk daring bernama KOMPAS.Com yang dikelola oleh PT. Kompas Cyber Media. Kompas.Com berisi berita-berita yang diperbarui secara aktual dan juga memiliki sub kanal koran Kompas dalam bentuk digital.
Sedangkan pengertian E-Commerce adalah proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer, salah satu jaringan yang digunakan dalah internet.
Dengan begitu, Kompas.Com disebut E-Commerce karena melakukan penjualan dan pembelian informasi yang dilakukan secara elektronik melalui situs website dan juga dalam bentuk aplikasi yang dapat di unduh.
Kemudian, selain menyajikan berbagai informasi, Kompas.Com juga menghadirkan berbagai apilikasi, antara lain:
a. Home
b. Nasional
c. Regional
d. Megapolitan
e. Internasional
f. Olahraga
g. Sains
h. Ekonomi
i. Bola
j. Tekno
k. Entertainment
l. Otomotif
m. Health
n. Female
o. Properti
p. Travel
q. Edukasi
r. Kolom
s. Foto
Situs ini termasuk kedalam e-business karena
segala aktivitas yang berkaitan secara langsung secara maupun tidak langsung
proses pertukaran jasa khususnya informasi terkait Institusi dengan
memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan aplikasi teknologi internet
yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem pendidikan
kemahasiswaan, mengembangkan layanan dalam bentuk informasi-informasi Institusi
dan kemahasiswaan untuk mendukung pencapaian visi dan misi serta tujuan IAIN
SURAKARTA di masa depan.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan penerapan e-business adalah
sebagai berikut:
a.Peningkatan efisiensi dimana Institusi Akademisi (IAIN Surakarta) dapat melakukan efisiensi dari total biaya operasional yang ditujukan untuk penciptaan dan pendistribusian informasi ke berbagai divisi terkait dan seluruh mahasiswa. Dengan web-site dapat mengurangi biaya marketing dalam mencari calon mahasiswa dan divisi terkait Institusi.
b.Peningkatan efektivitas. Penerapan e-business mempermudah aktivitas operasional Institusi Akademisi (IAIN Surakarta) sehari-hari yang berhubungan dengan pelayanan dan informasi kemahasiswaan non stop 24 jam, 7 hari dalam seminggu.
c.Perluasan jangkauan dan ruang gerak Institusi Akademisi secara tidak langsung berhubungan dengan ratusan juta pengguna web-site (www.iainsurakarta.ac.id) yang tersebar di wilayah nasional dan bahkan diseluruh dunia dengan adanya penerapan e-business.
d.Terciptanya informasi-insformasi dari jasa pelayanan akademisi. Penerapan e-business membuka kesempatan Institusi Akademisi untuk memberikan informasi-informasi baru dan jasa pelayanan bisa termasuk kedalam melayani keluhan terkait aktivitas akademisi berbagai fakultas dalam lingkup IAIN Surakarta sesuai dengan keinginan seluruh pengguna web-site khususnya mahasiswa.
e.Terciptanya peluang-peluang bisnis baru. Institusi akademisi akan dapat menciptakan informasi baru atau peningkatan jasa pelayanan baru dari setiap penemuan e-technology baru.
2. Aplikasi yang terdapat dalam situs IAIN Surakarta:
a. alur SPAN – PTKIN, merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN harus memenuhi prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan PTKIN. Hal ini digunakan untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada madrasah/sekolah agar mendaftarkan siswanya melalui SPAN-PTKIN untuk memperoleh pendidikan tinggi di UIN/IAIN/STAIN. Serta mendapatkan calon mahasiswa baru yang berprestasi akademik tinggi melalui seleksi siswa SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah.
b.UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Pembiayaan penyelenggaraan UM-PTKIN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bagi peserta yang lulus UM-PTKIN dari keluarga pra-sejahtera yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik dapat mengikuti seleksi program Bidikmisi.
c. Selain jalur SPAN dan UM – PTKIN ada juga jalur mandiri, jalur mandiri ini hampir mirip dengan UM –PTKIN yang membedakannya adalah Jika UM – PTKIN bisa memilih PTKIN seluruh Indonesia, sedangkan Mandiri hanya ruang lingkup IAIN Surakarta saja dan calon mahasiswa sama - sama di bebankan pembayaran Rp. 150.000.000,-. Selain itu ada bidikmisi, bidikmisi di tunjukan atau dikhususkan kepada calon mahasiswa yang kurang mampu tetapi berprestasi.
d. itus selanjutnya adalah Publikasi, yang mana di dalamnya terdapat journal, buku, dan buletin. Hal ini digunakan sebagai sebagai ruang produksi dan konsumsi pengetahuan, laman ini menyediakan secara daring beberapa jurnal yang diterbitkan oleh fakultas-fakultas di IAIN Surakarta. Ranah pengetahuan bukan hanya mencakup kajian Islam secara teologis, tetapi juga studi-studi terkait seperti pendidikan, bahasa Inggris, ekonomi, hukum dan komunikasi Islam, ditambah temuan-temuan akademis yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat. Kami mengundang mahasiswa pascasarjana, peneliti, praktisi dan dosen untuk mengirimkan artikel terbaiknya. Kami juga mempersilahkan pakar kajian Islam untuk ikut menjadi bagian sebagai mitra bebestari di IAIN Surakarta.
a.Peningkatan efisiensi dimana Institusi Akademisi (IAIN Surakarta) dapat melakukan efisiensi dari total biaya operasional yang ditujukan untuk penciptaan dan pendistribusian informasi ke berbagai divisi terkait dan seluruh mahasiswa. Dengan web-site dapat mengurangi biaya marketing dalam mencari calon mahasiswa dan divisi terkait Institusi.
b.Peningkatan efektivitas. Penerapan e-business mempermudah aktivitas operasional Institusi Akademisi (IAIN Surakarta) sehari-hari yang berhubungan dengan pelayanan dan informasi kemahasiswaan non stop 24 jam, 7 hari dalam seminggu.
c.Perluasan jangkauan dan ruang gerak Institusi Akademisi secara tidak langsung berhubungan dengan ratusan juta pengguna web-site (www.iainsurakarta.ac.id) yang tersebar di wilayah nasional dan bahkan diseluruh dunia dengan adanya penerapan e-business.
d.Terciptanya informasi-insformasi dari jasa pelayanan akademisi. Penerapan e-business membuka kesempatan Institusi Akademisi untuk memberikan informasi-informasi baru dan jasa pelayanan bisa termasuk kedalam melayani keluhan terkait aktivitas akademisi berbagai fakultas dalam lingkup IAIN Surakarta sesuai dengan keinginan seluruh pengguna web-site khususnya mahasiswa.
e.Terciptanya peluang-peluang bisnis baru. Institusi akademisi akan dapat menciptakan informasi baru atau peningkatan jasa pelayanan baru dari setiap penemuan e-technology baru.
2. Aplikasi yang terdapat dalam situs IAIN Surakarta:
a. alur SPAN – PTKIN, merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN harus memenuhi prinsip adil, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan PTKIN. Hal ini digunakan untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada madrasah/sekolah agar mendaftarkan siswanya melalui SPAN-PTKIN untuk memperoleh pendidikan tinggi di UIN/IAIN/STAIN. Serta mendapatkan calon mahasiswa baru yang berprestasi akademik tinggi melalui seleksi siswa SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu’adalah.
b.UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Pembiayaan penyelenggaraan UM-PTKIN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bagi peserta yang lulus UM-PTKIN dari keluarga pra-sejahtera yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik dapat mengikuti seleksi program Bidikmisi.
c. Selain jalur SPAN dan UM – PTKIN ada juga jalur mandiri, jalur mandiri ini hampir mirip dengan UM –PTKIN yang membedakannya adalah Jika UM – PTKIN bisa memilih PTKIN seluruh Indonesia, sedangkan Mandiri hanya ruang lingkup IAIN Surakarta saja dan calon mahasiswa sama - sama di bebankan pembayaran Rp. 150.000.000,-. Selain itu ada bidikmisi, bidikmisi di tunjukan atau dikhususkan kepada calon mahasiswa yang kurang mampu tetapi berprestasi.
d. itus selanjutnya adalah Publikasi, yang mana di dalamnya terdapat journal, buku, dan buletin. Hal ini digunakan sebagai sebagai ruang produksi dan konsumsi pengetahuan, laman ini menyediakan secara daring beberapa jurnal yang diterbitkan oleh fakultas-fakultas di IAIN Surakarta. Ranah pengetahuan bukan hanya mencakup kajian Islam secara teologis, tetapi juga studi-studi terkait seperti pendidikan, bahasa Inggris, ekonomi, hukum dan komunikasi Islam, ditambah temuan-temuan akademis yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat. Kami mengundang mahasiswa pascasarjana, peneliti, praktisi dan dosen untuk mengirimkan artikel terbaiknya. Kami juga mempersilahkan pakar kajian Islam untuk ikut menjadi bagian sebagai mitra bebestari di IAIN Surakarta.

0 komentar:
Posting Komentar